Hey! gue dapet award!! huhyy..!! dari Uly

Oleh karna itu gue mau nyebarin award ini ke tempat laen :
1. Gadis
2. Fiirda
3. Hadiq
4. Nesya
5. Nisa
6. Danisha
7. Zara
buat yang dah kebagian award dari gue jangan lupa ikutin syarat2 berikut :
1. Put the award logo on your blog
2. Add the link of the person who gave this award
3. Nominate another seven
4. Leave message to the nominees
mari kita lanjut...
Oleh karna itu gue mau nyebarin award ini ke tempat laen :
1. Gadis
2. Fiirda
3. Hadiq
4. Nesya
5. Nisa
6. Danisha
7. Zara
buat yang dah kebagian award dari gue jangan lupa ikutin syarat2 berikut :
1. Put the award logo on your blog
2. Add the link of the person who gave this award
3. Nominate another seven
4. Leave message to the nominees
Mau cerita2 dikit ahh.. Kemaren malem pas gue pulang dari kampus, di saat gue turun dari angkot gue yang terakhir sebelum sampe rumah tiba2 perasaan gue terbawa mellow. Mungkin ini pengaruh dari kejadian yang gue alami baru-baru ini. Atau juga pengaruh dari suasana. Malem itu bulan bersinar penuh dan malem terasa teduh dan sejuk. Gue pun berjalan pelan2, menikmati keadaan malem yang penuh nuansa novel teen-lit. Huff.. sayangnya gue gak bisa berbagi apapun sama orang lain.
Perasaan mellow gue, yang tertumpuk di dalem tengkorak kepala berambut keriting , tepatnya bagian bawah paling dasar lapisan otak gue yang mayoritas berisi pikiran kotor dan tidak waras, tiba-tiba menyeruak keluar begitu aja. Gue ngeliat ke atas, mandangin bulan yang bersinar begitu cerah. Di dalem dada gue kayak ada yang mendorong2 pengen keluar dan neken2. Bukan, gue bukannya abis tenggelem.
Apa yaa.?
Perasaan tidak jelas yang gue benci banget, jiwa gue terbagi dua antara KEBEBASAN dan KEKOSONGAN. Perasaan bebas tercipta karena tidak ada lagi kewajiban yang harus dijalani yang terkadang cukup membebani fisik dan mental gue. Perasaan ini menjadi dasar pemikiran manusia kebanyakan. Setiap orang ingin bebas dan berbuat seenaknya. Begitu juga gue. Tidak ada yang mengendalikan, tidak ada tuntutan, dan bebas berbuat apapun tanpa ada larangan dari pihak manapun.
Lawan dari itu adalah kosong. Memang secara kasat mata gue terlihat bebas, semaunya, dan kadang2 berbuat tolol. Tapi entah mengapa gue merasa ada 'something' yang ilang di sekitar gue. Itu membuat gue kadang2 ngerasa sendiri di antara kerumunan orang ramai. Atau disaat sendiri membuat gue kayak di penjara guantanamo ruang sel isolasi. Memang gue bebas, tapi dalam hati kecil gue muncul perasaan kosong yang luar biasa.
Ya begitulah..
Semua ini gara2 malam sejuk dan penuh sinar bulan itu..
Huff....
Ciaoo...
Perasaan mellow gue, yang tertumpuk di dalem tengkorak kepala berambut keriting , tepatnya bagian bawah paling dasar lapisan otak gue yang mayoritas berisi pikiran kotor dan tidak waras, tiba-tiba menyeruak keluar begitu aja. Gue ngeliat ke atas, mandangin bulan yang bersinar begitu cerah. Di dalem dada gue kayak ada yang mendorong2 pengen keluar dan neken2. Bukan, gue bukannya abis tenggelem.
Apa yaa.?
Perasaan tidak jelas yang gue benci banget, jiwa gue terbagi dua antara KEBEBASAN dan KEKOSONGAN. Perasaan bebas tercipta karena tidak ada lagi kewajiban yang harus dijalani yang terkadang cukup membebani fisik dan mental gue. Perasaan ini menjadi dasar pemikiran manusia kebanyakan. Setiap orang ingin bebas dan berbuat seenaknya. Begitu juga gue. Tidak ada yang mengendalikan, tidak ada tuntutan, dan bebas berbuat apapun tanpa ada larangan dari pihak manapun.
Lawan dari itu adalah kosong. Memang secara kasat mata gue terlihat bebas, semaunya, dan kadang2 berbuat tolol. Tapi entah mengapa gue merasa ada 'something' yang ilang di sekitar gue. Itu membuat gue kadang2 ngerasa sendiri di antara kerumunan orang ramai. Atau disaat sendiri membuat gue kayak di penjara guantanamo ruang sel isolasi. Memang gue bebas, tapi dalam hati kecil gue muncul perasaan kosong yang luar biasa.
Ya begitulah..
Semua ini gara2 malam sejuk dan penuh sinar bulan itu..
Huff....
Ciaoo...