Jumat, Desember 11, 2009

Why We Write

Menulis merupakan suatu alat untuk mengingat setiap kejadian yang sudah kita alami, baik atau buruk, pahit atau manis, asem, asin, ramai rasanya. Sebuah tulisan jauh lebih bisa diingat dibandingkan gambar atau pun video. Karena melalui sebuah tulisan setiap orang bisa mempunyai penggambaran sendiri, tidak hanya dari sudut pandang sang pencerita. Beda dengan video atau gambar yang harus mengikuti penggambaran yang telah disediakan. Contohnya mobil terbang di Harry Potter, kita bisa saja membayangkan kalau mobil terbang itu sebuah Lamborighini seri terbaru atau Nissan Skyline yang bentuknya seksi, mengundang birahi tinggi. Dalam film, mobil itu hanyalah sebuah mobil tua berwarna biru-putih. Mungkin bagi beberapa orang akan merasa kecewa karena penggambaran sutradara yang berbeda tersebut.

Tulisan adalah sebuah karya yang universal. Setiap orang bisa membuat figur sendiri, membayangkan bentuk seliar mungkin, dan bahkan menjadi tokoh di dalamnya. Tulisan membuat orang memakai imajinasi untuk menciptakan adegan demi adegan sesuai dengan keinginannya. Penulis hanya memberikan sedikit deskripsi yang dipakai sebagai dasar untuk pembaca merancang suatu adegan sesuai dengan kreatifitasnya masing-masing.

Untuk apa menulis? Apakah sebagai hobi, kesenangan, atau sekedar mencari popularitas?

Kalau menurut gue setiap orang memerlukan catatan sebagai pengingat kehidupannya. Otak manusia tentu tidak bisa mengingat semua kejadian secara detil dan menyeluruh. Padahal seluruh kejadian yang kita alami tersebut tidak akan terulang dan sayang untuk dilupakan begitu saja. Masalah tulisan itu bagus atau tidak, banyak dibaca orang atau tidak, disukai atau tidak, itu urusan belakangan. Kalau menurut Ndoro Kakung : Menulis dengan Hati. Kalau menurut gue : Menulis Untuk Mengingat.

Sebuah tulisan terkadang bisa mempengaruhi gaya hidup, perilaku, dan pemikiran orang. Das Kapital -nya Karl Marx berhasil menciptakan ideologi komunis yang dipakai oleh para diktator pada Perang Dunia ke II. Contohnya Adolf Hitler yang menterjemahkannya pada buku Mein Kampf. Selain itu, sebuah tulisan bisa digunakan untuk bisa digunakan untuk merancang dunia sesuai dengan keinginan sang penulis. J. R. R. Tolkien merancang sebuah dunia khayal yang terdiri dari pohon yang bisa berbicara, orang kecil bernama Hobbit, dan mata yang bisa berkuasa bernama Sauron. Apakah ada yang protes seperti, "HEY! DUNIAMU TERLALU BERANDAI-ANDAI!!". Nyatanya tidak. Pembaca justru senang diajak bertualang dalam dunia tersebut melalu kisah Lord Of The Rings. Selain itu, apakah kalian menyadari bahwa sejarah selalu ditulis oleh pihak yang menang?

Sekuat itulah sebuah karya berupa tulisan. Selain sebagai pengingat, bisa juga menjadi inspirasi bagi orang lain yang membacanya dan bahkan menjadi dasar pemikirannya. Tulislah apa yang ingin ditulis dan ungkapkan apa yang ada di dalam. Jangan dipendam terus sampai membusuk dan mengeluarkan bau tak sedap.

FYI, artikel ini bakal diikutin ke Kontes Menulis Motivasi Blogger Indonesia yang diadain samaIndonesia Menulis. Tentu aja kontes tersebut gak bakal terselenggara tanpa adanya sponsor-sponsor yang menopang. Berikut adalah daftar sponsor yang membantu penyelenggaraan kontes :

01. Sawa Sanganam
02. Mbak Diah
03. Bujang Rimbo
04. Ahmad Sofwan
05. WP Template Gratis
06. Khairuddin Syah
07. Reseller Indobilling
08. Ardy Pratama
09. Hangga Nuarta
10. Abdul Cholik
11. Herman Yudiono
12. Aldy M Aripin


Cheerioo...!!


-=M=-

10 komentar:

samuel mengatakan...

kya judul buku: "Why We Fight"...

Mirzal Dharmaputra mengatakan...

ada yah bukunya? sebenernya sih terinspirasi dari salah satu judul episode band of brothers yang judulnya "Why We Fight" juga. hehee.

Fata Hanifa mengatakan...

WUAAA , SEMANGAT !!! :D

aldy mengatakan...

Hmm..., menulis memang meiliki motivasi sendiri, gaya sendiri dan bahasa sendiri. Intinya kita dapat menulis "seenaknya", sesuai dengan selera kita sendiri.
Semoga sukses.

Astaga.com lifestyle on the net mengatakan...

wah, mantap kali artikelnya bang, seharusnya model beginian yang menang, jangan yang ngawur tapi punya posisi bagus digugel yang menang....

Mirzal Dharmaputra mengatakan...

@Astaga.com : Terima kasih sangat atas dukungannya. =)
Wah, contoh yang ngawur dan punya posisi bagus di gugel yang mana tuh? hehee.

Anonim mengatakan...

What remarkable topic

Mirzal Dharmaputra mengatakan...

Thanks!!
Sayang sekali saya tidak menang. heheee.

Anonim mengatakan...

ben rukun wae "tlsn ini sama persis yg d ucapkan mas-mas utusan dr apa y lupa, pokoknya ada embel2 d belakang forum lingkar pena jogja gt mngkn kayaknya namanya jg orng lagi lupa ya gini hahaha, mereka sengaja masuk k rumah kduaku (pondok pesantren ) yg aku tinggali bersama temen2 seperjuangan, entah mereka d suruh atau d undang atau karena mereka hanya tergugah untuk maen ke sni buat ngisi seminar kecil2an, y isi materi yg mereka coba jelaskan adalah bagaimana caranya menulis (kurang lebihny gt hehe) isinya hampir sama persis ma isi tlsn why we write-nya kang mirjal n udah psti tujuannya sama persis ma apa yg d ucapkan mas2 lingkar pena td, waktu itu aku menjabat jd anggota meding sih, makanya aku d panggil wajib buat ikutan. Wah jd curhat n bernostalgia neh hahaha" (moga moga ada mahasiwa sastra indo yg ngritik tlsn ini, n bilang tlsn kamu bertele2 n gk nyambung. tp y gpp lah namanya orng lg seneng cuap2 ma orng yg baru d kenal n d add d fb milik kang mirjal hahaha) kayaknya aku telat ne, kang mirjal uda gk nulis lagi d saat aku lg buka2 blognya

Mirzal Dharmaputra mengatakan...

@Ben :
Thanks banget atas apresiasinya. Bukan udah gak nulis lagi, tapi belom sempet2 ajah. Hehehe.
Akhir-akhir ini lagi berusaha untuk nulis lagi kok, tunggu aja kisah-kisha gak penting gue selanjutnya!

=D