Sabtu, Juli 04, 2009

Macet

Kampanye presiden, suatu keadaan dimana sepasang manusia yang berniat menduduki kursi no 1 & 2 di Indonesia menggembar-gemborkan janji-janji manisnya dan menjatuhkan pasangan lainnya dengan cara apapun. Kalimat bagusnya, "Jual Kecap". Selama ini, gue gak pernah perhatiin kapan, dimana, dan bagaimana kampanye massal berlangsung. Gak peduli. Toh, mereka juga gak bakal peduli sama gue. Kecuali kalo gue disiksa di luar negeri, itu pun gue mesti cakep. Ini enggak. Ngapain juga peduli?

Gue baru notice ada kampanye besar-besaran hari ini, Sabtu 4 Juli 2009. Kampanye di Stadion Gelora Bung Karno. Pasangan yang punya acara adalah pasangan yang punya motto "LANJUT GAN!". Rame banget. Hari ini gue rencananya ke kampus. Berangkat dari rumah gue di Kramat Lontar, rumah lama gue, jam 11 siang naek motor bareng temen gue. Di jalanan udah ada serombongan orang memakai motor, bapak-bapak, ibu-ibu, anak-anak, remaja, bahkan sampe nenek-nenek tua renta sepakat make baju putih bergambar muka pasangan idola-nya.

Gue heran, seneng banget mereka kayaknya. Bangga. Serasa Jakarta milik mereka. Gimana enggak, mereka parkirnya makan dua jalur jalanan dari empat jalur yang ada. So pasti bikin macet belaka. Terkadang massa pendukung membuat jelek orang yang didukung.

Bergerak ke Kalibata, disana lebih parah. Dua jalur dijadiin satu jalur. Entah apa yang ada di pikiran mereka, niatnya mau mencari dukungan apa cacian. Selip kanan, selip kiri, dan hampir nabrak orang yang lagi berdiri di pinggir. Orang itu dengan enaknya jalan, gak peduli kalo dia udah nyusahin orang lain. Bajunya putih juga.

Panasnya udara menambah ruwetnya keadaan jalanan. Kondisi jalan macet membuat emosi meningkat 100%. Wahai bapak-bapak dan ibu-ibu di atas sana, sudikah anda turun ke Jalan tanpa pengawal dan pembuka jalan?

Ciaoo...

0 komentar: